Diskon besar untuk produk hewan peliharaan!
Amonia di Litter Box: Dari Mana Datangnya dan Cara Menghentikannya
Bau litter box hampir selalu amonia dari urin yang terurai. Menutupinya dengan parfum tidak menghentikan sumbernya. Ini cara memutusnya.
9/6/20262 min baca
Jawaban singkatnya: bau menyengat di litter box hampir selalu amonia, dan amonia itu tidak ada di dalam urin kucing saat pertama keluar. Ia terbentuk belakangan, oleh bakteri. Artinya bau bukan sesuatu yang perlu ditutupi, melainkan reaksi yang bisa dihentikan sebelum terjadi.
DARI MANA AMONIA BERASAL
Urin kucing mengandung urea, senyawa yang praktis tidak berbau. Masalah dimulai ketika bakteri di dalam litter box memecah urea itu menjadi amonia. Reaksinya butuh tiga hal: urea, bakteri, dan kelembapan.
Itu sebabnya litter box yang baru dibersihkan tidak berbau, lalu mulai menyengat dua sampai tiga hari kemudian. Bukan karena kotorannya bertambah banyak, melainkan karena reaksinya sudah berjalan cukup lama.
Ini juga menjelaskan kenapa bau paling terasa di ruangan yang hangat dan lembap. Suhu tinggi mempercepat kerja bakteri. Litter box di kamar mandi yang lembap akan lebih cepat bau daripada yang sama persis di ruangan berventilasi baik.
KENAPA PARFUM TIDAK MENYELESAIKAN APA PUN
Menambahkan pewangi ke litter box menutupi bau dengan bau lain. Amonianya tetap terbentuk, tetap menguap, dan tetap terhirup - oleh Anda dan oleh kucing Anda yang wajahnya berada beberapa sentimeter dari permukaan pasir setiap kali menggali.
Ada masalah kedua yang lebih sering diabaikan: banyak kucing menolak litter box beraroma kuat. Indra penciuman kucing jauh lebih tajam daripada manusia, dan aroma yang bagi kita menyenangkan bisa terasa menyerang bagi mereka. Kucing yang tidak nyaman akan mencari tempat lain untuk buang air, dan itu masalah yang jauh lebih mahal daripada bau.
Karena itu pasir berbahan singkong seperti Ranawa dibuat netral - tidak menambahkan aroma apa pun. Yang dikerjakan bukan menutupi bau, melainkan mengurangi kesempatan amonia terbentuk.
TIGA CARA MEMUTUS REAKSINYA
Satu. Angkat gumpalan setiap hari, bukan setiap dua hari. Ini tindakan paling berpengaruh dan paling sering diremehkan. Gumpalan yang diangkat hari itu juga membawa urea keluar sebelum bakteri sempat mengolahnya. Semakin lama gumpalan tinggal, semakin banyak amonia yang sudah terbentuk saat Anda akhirnya mengangkatnya.
Dua. Jaga ketebalan pasir. Lapisan yang terlalu tipis membuat urin menembus sampai ke dasar wadah, lalu menggenang di sana. Genangan itu tidak bisa diangkat dengan sekop dan menjadi sumber bau yang tidak terlihat. Ketebalan 2-4 cm cukup untuk membuat urin terkunci dalam gumpalan yang bisa diambil utuh.
Tiga. Ganti total secara berkala. Sebersih apa pun Anda mengangkat gumpalan, sebagian residu tetap tertinggal dan bakteri menumpuk di dasar wadah. Untuk pasir singkong, penggantian total setiap tiga minggu sudah memadai pada satu kucing. Cuci wadahnya dengan sabun biasa dan keringkan sebelum diisi ulang.
YANG SERING JADI PENYEBAB TERSEMBUNYI
Wadah plastik yang sudah tergores. Goresan halus di dasar litter box menahan residu urin dan hampir tidak mungkin dibersihkan. Wadah yang sudah beberapa tahun dipakai sering menjadi sumber bau meski pasirnya baru diganti. Kalau bau tetap ada setelah penggantian total, wadahnya yang perlu diganti.
Jumlah litter box lebih sedikit dari jumlah kucing. Patokan umum: jumlah kotak sebaiknya sebanyak jumlah kucing ditambah satu. Kotak yang dipakai bergantian oleh beberapa kucing akan jenuh jauh lebih cepat.
Letak yang salah. Sudut sempit tanpa aliran udara membuat amonia menumpuk di satu tempat. Ruangan yang sama dengan ventilasi lebih baik bisa terasa sangat berbeda.
Masalah kesehatan. Kalau bau urin berubah menjadi jauh lebih menyengat dari biasanya, atau frekuensi buang air kecil berubah drastis, itu bukan urusan pasir. Infeksi saluran kemih dan diabetes keduanya mengubah karakter urin. Periksakan ke dokter hewan.
RINGKASNYA
Bau litter box adalah amonia hasil reaksi, bukan sifat bawaan kotoran kucing. Angkat gumpalan setiap hari, jaga ketebalan 2-4 cm, ganti total tiap tiga minggu, dan pastikan wadahnya belum tergores. Parfum tidak masuk dalam daftar itu, karena tidak menyentuh penyebabnya sama sekali.
Punya pertanyaan soal transisi ke pasir organik? Hubungi kami di 0851-6647-7658.
